Artikel

Dzikir Pagi dan Petang: Bacaan Lengkap dan Waktunya

Rangkaian dzikir pagi dan petang sesuai sunnah, lengkap Arab, latin, arti, jumlah bacaan, sumber hadis, dan waktu terbaik mengamalkannya.

DA
By Dimas Agustav
24 Juli 2026
5 min read 83 views
Dzikir Pagi dan Petang: Bacaan Lengkap dan Waktunya

Informasi

Published
24 Juli 2026
Reading time
5 min
Views
83

Jawaban singkat: Dzikir pagi dibaca setelah Subuh sampai matahari terbit, dzikir petang setelah Ashar sampai Maghrib. Inti rangkaian sahihnya: Ayat Kursi (1x), surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (3x), Sayyidul Istighfar (1x), Bismillaahilladzii laa yadhurru ma'asmihi syai'un (3x), Subhaanallaahi wa bihamdih (100x), dan Radhiitu billaahi rabban (3x).

Ada satu amalan ringan yang bila dijaga, ia menjadi benteng bagi seorang muslim dari pagi hingga malam: dzikir pagi dan petang. Lafalnya pendek, waktunya sebentar, tetapi dampaknya menyentuh perlindungan, ketenangan hati, dan penghapusan dosa. Sebagian orang menyebut rangkaian ini Al-Ma'tsurat, yaitu dzikir-dzikir yang berasal dari tuntunan Nabi.

Masalahnya, banyak versi yang beredar menumpuk begitu banyak lafal sehingga terasa berat, dan sebagiannya tidak jelas derajatnya. Tulisan ini menyusun rangkaian yang inti dan sahih saja, agar Anda bisa istiqamah tanpa merasa terbebani. Ia melengkapi doa pagi hari islami dan dzikir setelah sholat fardhu.

Kapan Waktu Dzikir Pagi dan Petang?

Para ulama menjelaskan patokan waktunya sebagai berikut:

DzikirWaktu utamaBatas longgar
PagiSetelah sholat Subuh hingga matahari terbitSampai sebelum masuk waktu Zuhur
PetangSetelah sholat Ashar hingga terbenam matahariSampai sepertiga malam pertama

Utamakan waktu terbaiknya. Namun bila Anda terlambat karena kesibukan, membacanya di rentang longgar tetap bernilai dan lebih baik daripada meninggalkannya sama sekali.

Apa Saja Bacaan Dzikir Pagi dan Petang yang Sahih?

Berikut rangkaian intinya. Semua lafal di bawah bersumber dari hadis yang dapat dipertanggungjawabkan.

1. Ayat Kursi (1 kali)

Dibaca sekali. Siapa membacanya di pagi hari, ia terjaga hingga petang, dan sebaliknya. Ayat Kursi adalah QS. Al-Baqarah ayat 255, diawali Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum.

2. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (3 kali)

Ketiga surat ini dibaca masing-masing tiga kali di pagi dan petang. Dalam riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, membacanya tiga kali mencukupi seseorang dari segala sesuatu.

3. Sayyidul Istighfar (1 kali)

Penghulu istighfar, diawali Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta. Keutamaan dan bacaan lengkapnya dibahas khusus di bacaan Sayyidul Istighfar.

4. Doa Perlindungan dari Segala Bahaya (3 kali)

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillaahilladzii laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul 'aliim.

"Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, dinilai sahih. Siapa membacanya tiga kali, tidak ada yang membahayakannya.

5. Ridha kepada Allah, Islam, dan Nabi (3 kali)

رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Radhiitu billaahi rabban, wa bil islaami diinan, wa bi Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama nabiyyaa.

"Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai nabiku."

HR. Abu Dawud dan Ahmad. Siapa membacanya, Allah berhak meridhainya pada hari kiamat.

6. Tasbih Penghapus Dosa (100 kali)

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaanallaahi wa bihamdih.

"Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya."

HR. Bukhari dan Muslim. Siapa membacanya seratus kali, dosanya diampuni meski sebanyak buih di lautan.

Bagaimana Urutan Praktis Mengamalkannya?

  1. Selesaikan sholat Subuh, lalu tetap duduk di tempat. Inilah momen paling ideal untuk dzikir pagi.
  2. Baca berurutan dari Ayat Kursi, tiga surat perlindungan, Sayyidul Istighfar, lalu lafal-lafal pendek dengan hitungannya.
  3. Gunakan jari atau tasbih untuk menghitung yang seratus kali agar tidak terganggu.
  4. Ulangi pola yang sama setelah sholat Ashar untuk dzikir petang.
  5. Mulai dari yang mampu. Bila belum sanggup semua, mulailah dari Ayat Kursi, tiga surat, dan Subhaanallaahi wa bihamdih, lalu tambahkan bertahap.

Adakah Dzikir Tambahan yang Juga Dianjurkan?

Selain rangkaian inti di atas, berikut beberapa dzikir sahih lain yang biasa dibaca pagi dan petang. Anda dapat menambahkannya secara bertahap setelah yang inti sudah rutin.

Menyerahkan Pagi dan Petang kepada Allah (1 kali)

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

Allaahumma bika ashbahnaa wa bika amsainaa, wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

"Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki pagi dan petang, dengan-Mu kami hidup dan mati, dan kepada-Mu kami dibangkitkan." (HR. Tirmidzi)

Menyerahkan Kecukupan kepada Allah (7 kali)

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa, 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim.

"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia Tuhan pemilik Arasy yang agung." Siapa membacanya tujuh kali, Allah mencukupi urusan yang menyusahkannya. (HR. Abu Dawud)

Memohon Kesehatan dan Perlindungan (3 kali)

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allaahumma 'aafinii fii badanii, Allaahumma 'aafinii fii sam'ii, Allaahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta.

"Ya Allah, sehatkanlah tubuhku, pendengaranku, dan penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau." (HR. Abu Dawud)

Apa Dalil Perintah Dzikir Pagi dan Petang?

Dzikir di dua waktu ini bukan sekadar tradisi, melainkan perintah yang berulang dalam Al-Quran:

  • QS. Al-Ahzab 41-42: "Wahai orang-orang yang beriman, berzikirlah dengan menyebut nama Allah sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang."
  • QS. Ali Imran 41: perintah memperbanyak zikir dan bertasbih di waktu petang dan pagi.
  • QS. Al-A'raf 205: perintah mengingat Tuhan dalam hati dengan rendah hati dan rasa takut, di waktu pagi dan petang.

Pengulangan perintah ini di banyak tempat menunjukkan betapa dua waktu tersebut adalah momen penting untuk memperbarui hubungan dengan Allah.

Apa Manfaat Rutin Dzikir Pagi dan Petang?

Allah memerintahkan dzikir pagi dan petang dalam banyak ayat, di antaranya perintah bertasbih di waktu pagi dan petang dalam surat Al-Ahzab ayat 41 sampai 42. Manfaat yang dijanjikan dalam hadis-hadisnya meliputi perlindungan dari gangguan, ketenangan hati, penghapusan dosa, dan penjagaan sepanjang hari. Yang terpenting, dzikir ini menjaga hati tetap terhubung dengan Allah di dua ujung hari, sehingga Anda memulai dan menutup hari dalam keadaan mengingat-Nya.

Jangan meremehkan yang ringan. Amalan kecil yang rutin, sebagaimana dibahas di cara istiqamah dalam ibadah, jauh lebih dicintai Allah daripada amalan besar yang hanya sesekali.

Pertanyaan umum

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Accordion responsif agar pembaca cepat menemukan jawaban.

Apa saja bacaan dzikir pagi dan petang yang sahih? +
Rangkaian intinya adalah Ayat Kursi satu kali, surat Al-Ikhlas Al-Falaq dan An-Nas masing-masing tiga kali, Sayyidul Istighfar satu kali, Bismillaahilladzii laa yadhurru ma asmihi syai un tiga kali, Radhiitu billaahi rabban tiga kali, dan Subhaanallaahi wa bihamdih seratus kali. Semua lafal ini bersumber dari hadis yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga Anda bisa mengamalkannya dengan tenang tanpa menumpuk lafal yang tidak jelas derajatnya.
Kapan waktu dzikir pagi dan petang? +
Dzikir pagi utamanya dibaca setelah sholat Subuh hingga matahari terbit, dengan batas longgar sampai sebelum masuk waktu Zuhur. Dzikir petang utamanya setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam, dengan batas longgar sampai sepertiga malam pertama. Utamakan waktu terbaiknya, namun bila terlambat karena kesibukan, membacanya di rentang longgar tetap bernilai dan jauh lebih baik daripada meninggalkannya.
Berapa kali Subhanallah wa bihamdih dibaca dalam dzikir pagi? +
Dibaca seratus kali di pagi hari dan seratus kali di petang hari. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda bahwa siapa membaca Subhaanallaahi wa bihamdih seratus kali maka dosanya diampuni meskipun sebanyak buih di lautan. Gunakan jari tangan atau tasbih untuk menghitung agar tidak terganggu, dan usahakan hati tetap hadir memaknai bahwa Allah Mahasuci dan segala puji milik-Nya.
Apakah dzikir pagi dan petang sama dengan Al-Ma'tsurat? +
Ya, secara umum sama. Al-Ma tsurat adalah istilah untuk kumpulan dzikir pagi dan petang yang berasal dari tuntunan Nabi. Ada beberapa susunan yang beredar, sebagian menumpuk banyak lafal termasuk yang derajatnya lemah. Yang dianjurkan adalah memilih rangkaian yang inti dan sahih saja agar bisa istiqamah tanpa merasa terbebani, sebagaimana rangkaian yang disusun dalam artikel ini.
Apa manfaat rutin dzikir pagi dan petang? +
Allah memerintahkan bertasbih di waktu pagi dan petang dalam surat Al-Ahzab ayat 41 sampai 42. Manfaat yang dijanjikan dalam hadisnya meliputi perlindungan dari gangguan dan bahaya, ketenangan hati, penghapusan dosa, dan penjagaan sepanjang hari. Yang terpenting, dzikir ini menjaga hati tetap terhubung dengan Allah di dua ujung hari sehingga Anda memulai dan menutup hari dalam keadaan mengingat-Nya.
Bolehkah dzikir pagi dibaca setelah matahari terbit karena kesiangan? +
Boleh. Waktu utama dzikir pagi memang setelah Subuh hingga matahari terbit, namun para ulama memberi kelonggaran sampai sebelum masuk waktu Zuhur. Jika Anda terlambat karena kesibukan atau ketiduran, tetap bacalah di rentang itu karena masih bernilai. Prinsipnya, keterlambatan yang masih dalam batas longgar jauh lebih baik daripada meninggalkan dzikir sama sekali dengan alasan sudah lewat waktu utamanya.
Apakah wanita haid boleh membaca dzikir pagi dan petang? +
Boleh, bahkan dianjurkan. Sebagian besar isi dzikir pagi dan petang adalah doa dan dzikir seperti tasbih, istighfar, dan sholawat yang tidak terhalang oleh haid. Untuk bacaan yang berupa ayat Al-Quran seperti Ayat Kursi dan tiga surat, ulama berbeda pendapat, namun banyak yang membolehkan bila diniatkan sebagai dzikir dan doa perlindungan, bukan tilawah. Menjaga dzikir saat haid membuat hati tetap terhubung dengan Allah.
Harus hafal dulu atau boleh membaca dari teks? +
Boleh membaca dari teks, catatan, atau aplikasi di ponsel, terutama bagi yang belum hafal. Yang terpenting adalah kehadiran hati dan pemahaman makna, bukan hafalan di luar kepala. Seiring rutin membacanya, lafal-lafal itu akan hafal dengan sendirinya. Mulailah dari beberapa lafal inti seperti Ayat Kursi, tiga surat perlindungan, dan Subhaanallaahi wa bihamdih, lalu tambahkan yang lain secara bertahap.

Komentar

Komentar pembaca

Komentar dimoderasi untuk mengurangi spam.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar yang disetujui.