Hari Jumat bukan hari biasa. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutnya sebagai sayyidul ayyam — penghulu dan pemimpin segala hari. Ia adalah hari raya pekanan umat Islam, hari yang di dalamnya terdapat waktu mustajab, dan hari ketika pahala kebaikan dilipatgandakan.
Sayangnya, banyak muslimah merasa keutamaan Jumat hanya milik laki-laki yang menunaikan sholat Jumat di masjid. Padahal anggapan ini keliru. Justru banyak amalan hari Jumat yang bisa diraih perempuan dari rumah, dengan pahala yang tidak kalah besar, dan sering kali lebih leluasa karena tidak terikat kewajiban sholat Jumat. Berikut panduan lengkap 9 amalan sunnah hari Jumat untuk muslimah, keutamaannya, waktu mustajab, hal yang dimakruhkan, hingga jadwal praktisnya.
Mengapa Hari Jumat Begitu Istimewa?
Rasulullah bersabda, "Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya. Dan tidak akan terjadi kiamat kecuali pada hari Jumat." (HR. Muslim). Di hari Jumat pula terdapat waktu mustajab — satu waktu yang bila seorang hamba berdoa memohon kebaikan, Allah pasti mengabulkannya.
Baca juga:
Keutamaan lainnya: dosa-dosa kecil di antara dua Jumat diampuni bagi yang menjaga adab dan amalannya, serta kebaikan di hari ini dilipatgandakan berkali lipat dibanding hari lain.
Apakah Muslimah Juga Mendapat Keutamaan Jumat?
Tentu. Perempuan memang tidak diwajibkan sholat Jumat di masjid, tetapi seluruh keutamaan dan pahala amalan sunnah hari Jumat tetap terbuka lebar baginya. Bahkan dengan berada di rumah, muslimah punya keleluasaan mengisi harinya dengan beragam ibadah tanpa terganggu perjalanan atau keramaian. Ketiadaan kewajiban sholat Jumat adalah keringanan (rukhshah), bukan pengurangan keutamaan.
9 Amalan Hari Jumat untuk Muslimah
1. Mandi Jumat
Mandi Jumat tetap disunnahkan bagi perempuan sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin, meski ia tidak pergi ke masjid. Awali hari Jumat dengan kebersihan, kesegaran, dan niat memuliakan hari yang mulia ini.
2. Membaca Surah Al-Kahfi
Rasulullah bersabda, "Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim & Al-Baihaqi). Dalam riwayat lain disebutkan cahaya itu memanjang antara dirinya dan Ka'bah. Waktunya terbentang sejak malam Jumat (setelah Maghrib hari Kamis) hingga sebelum Maghrib hari Jumat.
3. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi
Beliau bersabda, "Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku." (HR. Abu Dawud). Shalawat di hari Jumat memiliki keutamaan istimewa dan menjadi sebab dilipatgandakannya rahmat serta diangkatnya derajat.
4. Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab
Manfaatkan hari Jumat untuk memohon segala hajat, khususnya di penghujung hari menjelang Maghrib yang diyakini sebagai salah satu waktu paling mustajab. Susun daftar doa: untuk diri, keluarga, dan umat.
5. Membaca Surah Yasin dan Memperbanyak Tilawah
Malam dan hari Jumat adalah momen tepat memperbanyak interaksi dengan Al-Quran, termasuk membaca Surah Yasin dan menjaga tilawah harian. Bacaan Al-Quran di hari ini terasa lebih menenangkan dan penuh berkah.
6. Memperbanyak Sedekah
Kebaikan yang dilakukan pada hari Jumat dilipatgandakan. Sisihkan sedekah — sekecil apa pun — di hari yang penuh berkah ini, baik berupa uang, makanan, maupun bantuan tenaga.
7. Berhias, Memakai Wewangian, dan Merawat Diri
Muslimah dianjurkan tampil bersih dan rapi, memakai pakaian terbaik dan wewangian di rumah untuk suami dan keluarga (bukan untuk menarik perhatian di luar rumah), serta merawat kebersihan diri seperti memotong kuku. Semua ini bentuk memuliakan hari Jumat.
8. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Isi hari Jumat dengan dzikir, tasbih, tahmid, dan istighfar. Amalan ringan ini bisa dilakukan sambil beraktivitas dan menambah timbangan kebaikan tanpa membutuhkan waktu khusus.
9. Menjaga Silaturahmi dan Berbuat Baik
Menyambung silaturahmi, mendoakan sesama muslim, berbakti kepada orang tua, dan berbuat baik kepada keluarga adalah amalan mulia yang semakin utama bila dilakukan di hari Jumat.
Kapan Waktu Mustajab di Hari Jumat?
Terdapat perbedaan pendapat ulama, tetapi dua pendapat terkuat adalah:
- Saat imam duduk hingga selesai sholat Jumat — bagi muslimah, ini setara dengan rentang waktu tengah hari.
- Waktu terakhir setelah Ashar menjelang Maghrib — banyak ulama menguatkan pendapat ini sebagai waktu paling mustajab.
Maka, sisihkan waktu khusus di sore hari Jumat untuk berdoa dengan khusyuk dan penuh harap.
Doa Pilihan yang Dianjurkan di Hari Jumat
Selain memperbanyak shalawat, perbanyak pula istighfar dan doa memohon ampunan, keberkahan rezeki, keluarga yang sakinah, serta keteguhan iman. Doa sapu jagat "Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar" juga sangat baik dipanjatkan di waktu mustajab.
Hal yang Dimakruhkan Terkait Hari Jumat
- Mengkhususkan puasa hanya pada hari Jumat tanpa didahului Kamis atau dilanjutkan Sabtu.
- Mengkhususkan malam Jumat saja untuk sholat malam secara berlebihan hingga mengabaikan malam lain.
- Menyibukkan diri dengan hal sia-sia sehingga melewatkan keutamaan hari Jumat.
Jadwal Amalan Jumat Praktis untuk Muslimah Sibuk
| Waktu | Amalan |
|---|---|
| Malam Jumat | Mulai baca Al-Kahfi, perbanyak shalawat sebelum tidur |
| Pagi | Mandi Jumat, tilawah, sedekah subuh |
| Siang | Dzikir & istighfar di sela aktivitas |
| Sore jelang Maghrib | Tuntaskan Al-Kahfi & perbanyak doa di waktu mustajab |
Penutup
Hari Jumat adalah hadiah pekanan dari Allah — kesempatan untuk memperbarui iman, menghapus dosa sepekan, dan memanen pahala berlipat. Dengan amalan-amalan sederhana di atas, seorang muslimah bisa meraih semua keutamaan itu tanpa perlu meninggalkan rumah. Jangan biarkan Jumat berlalu tanpa amal. Jadikan ia hari yang paling bercahaya dalam pekanmu, hari ketika hatimu paling dekat dengan Allah.
Komentar
Komentar pembaca
Komentar dimoderasi untuk mengurangi spam.
Tinggalkan komentar